Finding Dory, Nasib Akhir Si Ikan Biru

 


Akhir Perjalanan Dory, Si Ikan Biru Yang Tidak Menyenangkan -- Sampah Digital 

Akhirnya film animasi Finding Dory yang ditunggu tunggu tayang juga di bioskop bioskop. Sebelumnya, pada bulan November 2015 PIXAR telah mengumumkan film animasi lanjutan dari Finding Nemo akan tayang pada Juni 2016. 

Menarik untuk diikuti bagaimana jalan cerita film animasi ini, dan bagaimana akhir perjalanan si ikan biru Dory dan si ikan badut Nemo.


Artikel ini tidak bermaksud membocorkan jalannya cerita film karena penulis sendiri belum nonton. Penulis hanya ingin berbagi keprihatinan akan nasib si "Dory Asli", ikan ikan Blue Tang yang ada dilautan setelah film ini beredar . 

Seperti telah umum diketahui, bahwa popularitas film Finding Nemo telah menyebabkan penangkapan besar besaran terhadap "Nemo Asli" yaitu ikan badut (clown fish) dialam liar, karena banyak anak yang meminta dibelikan si nemo asli kepada orang tuanya.



Sekarang dengan beredarnya film Finding Dory,  para ilmuwan mulai khawatir akan terjadi lonjakan permintaan Dory asli yaitu ikan Blue Tang, untuk dipelihara di akuarium. Yang menjadi masalah adalah ikan Blue Tang bukan ikan yang mudah dibudidayakan. Artinya, suplay ikan Blue Tang sepenuhnya akan mengandalkan penangkapan langsung dari alam liar. Peningkatan permintaan ikan ini akan menyebabkan penangkapan besar besaran dengan menggunakan berbagai cara termasuk penggunaan sianida (cyanide).

Kajian dari Center For Biological Diversity and For Fishes telah mengungkapkan bahwa 6 miliar ikan hias tropis telah diimpor ke Amerika dari negara negara tropis seperti Filipina dan Indonesia. Ikan ikan itu, terdeteksi memiliki cemaran sianida.

Para nelayan di negara negara tersebut, menggunakan sianida tablet yang telah dihancurkan untuk membuat ikan ikan hias pingsan. Tetapi efek sianida telah membunuh terumbu karang tempat ikan itu hidup,  dan juga ratusan ikan lain yang mati sia sia karena bukan ikan tangkapan. Menurut WWF, sianida telah membunuh koral, alga dan polip yang menjadi tempat tinggal ikan, dan telah merubah gugusan tetumbu karang yang indah menjadi semacam padang lasir di lautan.


Blue Tang Fish


Tokoh Dory dalam film animasi Finding Nemo dan Finding Dory adalah seekor ikan seekor ikan yang sangat indah. Ia memiliki warna biru royal dengan ekor berwarna kuning dan ada semacam palet berwarna hitam dibadannya. Karena itu ikan ini disebut ikan Royal Blue Tang atau ikan Pallete Surgeonfish. 

Taji ikan Dory

Penyebutan Surgeonfish (ikan pisau bedah) karena ia memiliki senjata di ekornya berupa tulang taji setajam pisau bedah. Klasifikasi ilmiahnya adalah paracanthurus hepatus . Ia ditemukan dilaut wilayah Indopacific, juga di gugusan karang Afrika Barat, Jepang, Samoa dan Great Barrier Reef di Australia.



Blue Tang Fish Bukan Peliharaan Yang Baik 


Para ilmuwan mengatakan, mereka telah berusaha membudidayakan Blue Tang Fish dalam akuarium tetapi selalu gagal, meskipun mereka telah menghabiskan waktu bertahun tahun lamanya. Dari sekitar 2000 an jenis ikan yang dicoba dibudidayakan di akuarum,  hanya 15 persen yang bisa bertahan dan tumbuh besar.


Ikan Blue Tang bukanlah hewan peliharaan yang baik. Ikan ini sangat agresif terhadap ikan lain. Dua ekor ikan Blue Tang yang diletakkan dalam satu akuarium kerap kali terlihat saling menikam dengan taji setajam pisau bedah yang ada di ekornya. Taji ini juga dapat melukai anda bila tidak hati-hati menanganinya.

Dari segi harga, Blue Tang Fish sangat mahal. Bisa berharga 3 jutaan perekor.  Itu baru ikannya saja. Bila anda berhasil merawatnya dengan baik, ikan ini dalam dua tahun dapat tumbuh sepanjang satu kaki (kurang lebih 30 cm). Itu artinya, ia butuh lingkungan yang lebih besar. Kalau tidak, ia akan stress dan mati.  Lingkungan pun harus dibuat mirip dengan lingkungan aslinya dengan koral koral dan karang asli. Ongkos yang diperlukan bisa mencapai 30 sampai 100 juta.

Sanggup..?


Silahkan saja bila anda memiliki banyak uang. Tetapi sebaiknya kita tidak usah tertarik untuk memelihara ikan ini. Ikan ikan yang anda beli itu ditangkap dengan cara merusak lingkungan. Dan anda ikut berkontribusi terhadap kerusakan lautan bila anda membelinya. Rusaknya habitat, akan menyebabkan ikan Blue Tang punah. Beberapa puluh tahun kedepan, bisa jadi cucu cuc anda tidak akan pernah lagi melihat si "Dory Asli".



Semoga film ini tidak mempercepat kepunahan si Dory. Petualangan Dory dan Nemo mesti berakhir bahagia (happy ending)

Sumber :
Finding Dory, Nasib Akhir Si Ikan Biru 4.5 5 Subhan Hidayat Akhir Perjalanan Dory, Si Ikan Biru Yang Tidak Menyenangkan -- Sampah Digital  Akhirnya film animasi Finding Dory yang ditunggu t...


Sampah Digital. Powered by Blogger.

Sampah Digital

Selamat Datang di area pembuangan akhir Sampah Digital.
Blog ini khusus memuat hal hal menarik yang diperoleh selama browsing. Sayang sayang bila tidak diambil dan dimanfaatkan. Maklumlah yang menulis mantan pemulung. Jadi ini adalah panggilan jiwa pemulung.

Selamat membaca, mudah mudahan bermanfaat.

Contact

Name

Email *

Message *